Cara Bekerja di Malaysia
Cara Bekerja di Malaysia

Bagaimana Cara Bekerja di Malaysia? Simak Disini!

Malaysia adalah tujuan wisata yang sangat populer karena tidak hanya petualangan jauh, tetapi Anda dapat menjelajahi banyak daerah alam yang indah dan kaya selama Anda tinggal di sini. Kesempatan kerja berlimpah dan biaya hidup relatif rendah.

Malaysia memiliki fasilitas kesehatan yang sangat baik dan ada banyak sekolah internasional yang dapat dipilih jika Anda tinggal bersama keluarga. Malaysia tentu saja adalah negara berkembang, jadi tidak akan terlalu banyak perubahan temporer untuk Gramids Indonesia.

Bekerja di Malaysia

Seperti halnya bekerja di Indonesia, untuk dapat bekerja di negara tetangga ini, Gramed harus memenuhi semua persyaratan dan kualifikasi yang dipersyaratkan kemudian melamar secepatnya dan sesering mungkin. Faktanya, jika Grameds memiliki koneksi di sana, pasti ada gunanya mencari pekerjaan.

Di sisi lain, ada juga banyak orang di Malaysia yang tidak datang ke sana untuk bekerja. Mereka datang untuk menikmati hidup di negara yang indah ini. Sebagian besar berpartisipasi dalam program Malaysia My Second Home (MM2H), di mana mereka berhak membeli rumah kedua di Malaysia.

Beberapa orang tinggal di Malaysia selama beberapa bulan dalam setahun dalam kondisi hibernasi karena iklim tropis yang menyenangkan, yang lebih baik daripada negara empat musim.

Persyaratan Pencarian Kerja di Malaysia

1. Penuhi semua persyaratan

Sebelum memulai pencarian kerja, pastikan Anda memeriksa dan memenuhi semua persyaratan untuk bekerja di Malaysia. Mungkin ada izin kerja yang berbeda, semua tergantung pada jenis pekerjaan dan keterampilan.

Employment Pass:  Kartu ID ini dikeluarkan untuk karyawan dengan keterampilan khusus, biasanya untuk pekerjaan teknis atau manajerial. Durasi minimum biasanya 2 tahun.

Izin Kerja Sementara: dikeluarkan untuk pekerjaan kurang dari 2 tahun atau untuk pekerjaan dengan gaji bulanan kurang dari RM5,000.

Professional Visit Pass: Diterbitkan untuk warga negara asing yang masih menjadi karyawan perusahaan di negara asalnya, tetapi perusahaan Malaysia mengharuskan mereka untuk memberikan layanan tertentu hingga 6 bulan.

2. Kemampuan beradaptasi dengan budaya kerja Malaysia

Bekerja di Malaysia merupakan persyaratan umum untuk dapat beradaptasi dengan budaya kerja. Padahal, budaya kerja di Malaysia hampir sama dengan di Indonesia, tergantung industri yang Anda pilih.

3. Melamar pekerjaan

Ada berbagai platform yang tersedia untuk pencarian kerja online, ini adalah cara mudah untuk menemukan peluang kerja dan menjangkau calon pemberi kerja. Agen perekrutan dan pemburu hadiah juga merupakan alternatif untuk dipertimbangkan.

Kuncinya adalah memiliki hubungan yang kuat dengan perusahaan tempat Anda melamar. Jangan memilih jika Anda tidak memiliki profesi yang muncul di portal pencarian kerja. Jaringan dan rujukan juga dapat memainkan peran penting dalam menemukan pekerjaan yang tepat.

4. Mempersiapkan wawancara

Setelah melamar posisi yang diinginkan, perekrut biasanya akan dihubungi oleh perekrut. Proses wawancara biasanya memakan waktu 2 minggu hingga 4 minggu. Kandidat harus mengikuti proses wawancara secara profesional, baik melalui telepon maupun video call.

5. Periksa Tawaran

Setelah menerima surat penawaran, setiap kandidat umumnya diberikan waktu beberapa hari untuk meninjau dokumen sebelum memutuskan apakah akan menerima tawaran pekerjaan atau tidak. Pastikan gaji Anda memenuhi persyaratan izin kerja yang Anda inginkan.

Perusahaan Malaysia sangat ahli dalam mempekerjakan tenaga kerja asing, namun mereka perlu mewaspadai segala hambatan yang mungkin muncul.

6. Profesi khusus yang memerlukan pra-pendaftaran

Ada beberapa jenis pekerjaan di Malaysia yang memerlukan pendaftaran ke pemerintah dan berisi rincian penting tentang sektor tenaga kerja dan upah. Pekerjaan ini biasanya dalam profesi keperawatan, farmasi, medis, hukum, survei, teknik, dan gigi.

7. Terapkan untuk visa kerja

Pelamar harus berusia minimal 27 tahun dan berpenghasilan minimal RM 5.000 per bulan. Kualifikasi yang sesuai dan pengalaman kerja biasanya diperlukan. Juga, pastikan Anda mendapatkan pekerjaan sebelum mengajukan visa kerja dan gaji yang diharapkan dan Anda harus memenuhi kisaran minimum.

 

Jika kontrak kerja Anda lebih dari RM8,000 per bulan, aplikasi izin kerja Anda akan segera disetujui dan imigrasi menjamin bahwa Anda akan menerima izin kerja Anda dalam waktu satu minggu.

Cara Bekerja di Malaysia
Cara Bekerja di Malaysia

Apa saja persyaratan dan batasan usia kerja di Malaysia?

Untuk mendapatkan pekerjaan di Malaysia sebagai orang asing, Anda harus berusia minimal 27 tahun, kecuali di industri IT yang berusia 23 tahun. Izin kerja biasanya dikeluarkan di Malaysia selama 2-5 tahun. Proses pengurusan dokumen cukup rumit dan lama, bisa memakan waktu hingga 2-6 bulan untuk menunggu prosesnya.

Sebagai aturan umum, pekerja terampil dan eksekutif memiliki kesempatan lebih baik untuk mendapatkan pekerjaan dan visa kerja. Sebuah perusahaan mungkin mencari minimal 2 tahun pengalaman kerja. Informasi lebih rinci tentang persyaratan untuk pekerja asing dapat ditemukan di situs resmi Kementerian Imigrasi Malaysia – imi.gov.my

Selain usia, sejumlah syarat harus dipenuhi untuk bekerja di Malaysia. Namun, persyaratan tersebut akan tetap berguna bagi pekerja migran Indonesia (BMI) atau pekerja migran Indonesia (TKI). Syarat-syarat untuk bekerja di Malaysia adalah sebagai berikut.

1. Visa kerja di Malaysia

Malaysia saat ini adalah negara bebas visa. Namun, visa kerja berbeda dengan visa kunjungan, jadi semua karyawan harus memilikinya.

2. Surat rekomendasi

Surat rekomendasi dapat diperoleh dari camat atau dinas ketenagakerjaan kota.

3. paspor Indonesia

Pastikan paspor Anda masih berlaku atau jika belum memiliki, mengurusnya langsung di kantor imigrasi terdekat. Jika Anda sudah membuat paspor, perbarui.

4. Terdaftar di Kementerian Tenaga Kerja Indonesia

Perusahaan Pelaksana Penempatan TKI Swasta (PPTKIS) atau agen yang bertindak sebagai perantara keberangkatan ke Malaysia harus terdaftar di Kementerian Tenaga Kerja RI. Ini adalah bagaimana kedatangan Anda di Malaysia dianggap legal atau legal.

5. Kontrak kerja

Sebelum Anda pergi, Anda perlu tahu siapa majikan atau manajer perusahaan tempat Anda bekerja nantinya. Hal ini ditegaskan oleh dokumen kontrak kerja yang ditandatangani oleh pemohon dan pemohon atau pemberi kerja.

6. Survei kesehatan yang sukses

Penyelidikan terhadap kondisi yang dimaksud adalah FOMEMA. Biaya partisipasi adalah RM 180 untuk calon TKI pria dan RM 190 untuk calon TKI wanita. Calon tidak perlu membayar lebih untuk tes phomeme karena biaya ini dibayar penuh oleh majikan atau perusahaan tempat mereka bekerja.

7. Izin kerja

Izin kerja atau kartu kerja ini akan diberikan kepada Anda oleh majikan atau perusahaan Anda karena Anda harus membayar biaya tahunan. Setelah pihak yang bertanggung jawab telah menyelesaikan atau memperoleh izin, pemohon dapat bekerja di Malaysia.

8. Kartu pengenal Tenaga Kerja Asing

KTP expat ini harus resmi dikeluarkan oleh pemerintah Malaysia. Dengan cara yang sama seperti kondisi di atas, perusahaan dikenakan biaya manajemen yang membayar biaya RM 110.

Selanjutnya, penegak hukum setempat dapat mengakses informasi pribadi pekerja asing dengan memindai kode batang pada kartu. Jika Anda memiliki KTP TKA, secara otomatis Anda akan terdaftar secara resmi sebagai TKA yang tinggal di Malaysia.

9. Terdaftar

Juga, pastikan pelamar berikutnya bekerja untuk majikan dan perusahaan yang nama dan alamatnya sudah ada di izin kerja Anda.

Sehingga jika terjadi hal yang tidak diharapkan dapat dengan mudah ditangani baik oleh pemerintah Malaysia maupun pemerintah negara asal.

10. Program Asuransi di Malaysia

Sebelum menandatangani kontrak kerja, pastikan pemohon telah terdaftar dalam program asuransi di Malaysia oleh majikan atau perusahaan Anda. Ketentuan ini sudah ada dan diatur dalam Undang-Undang Kompensasi Pekerja 1952. Ini akan sangat bermanfaat bagi karyawan, terutama dalam hal menghormati hak-hak mereka.

 

Selain persyaratan di atas, jangan lupa untuk mempersiapkan beberapa hal kecil yang sangat penting sebelum Anda berangkat ke Malaysia. Salah satunya adalah kewaspadaan dan keberanian untuk beradaptasi dengan budaya baru dan siapa saja yang terbuka untuk bersosialisasi di Malaysia.